Singkat: Temukan Biopestisida SeNPV BTK, solusi alami dan organik untuk mengendalikan ulat grayak pada tanaman kubis dan brokoli. Pestisida ramah lingkungan ini menggabungkan virus polihedrosis nuklir Spodoptera exigua (SeNPV) dan Bacillus thuringiensis (BTK) untuk pengendalian hama yang efektif dan berjangka panjang tanpa resistensi atau residu berbahaya.
Fitur Produk terkait:
Menargetkan hama Spodoptera exigua, Spodoptera litura, dan Plutella xylostella secara efektif.
Cocok untuk berbagai tanaman termasuk kubis, brokoli, dan sawi.
Menggabungkan SeNPV (0,01 juta PIB/mg) dan BTK (16000iu/mg) untuk pengendalian hama aksi ganda.
Bersertifikat organik tanpa residu pestisida, memastikan keamanan pangan.
Hama tidak menimbulkan resistensi, sehingga memberikan efektivitas jangka panjang.
Toksisitas rendah dan ramah lingkungan, aman bagi tanaman dan musuh alami.
Hemat biaya dengan pengurangan frekuensi aplikasi karena efek jangka panjang.
Disimpan di tempat sejuk dan kering dengan jaminan mutu 2 tahun.
Pertanyaan:
Hama apa yang dikendalikan oleh Biopestisida SeNPV BTK?
Ini secara efektif mengendalikan Spodoptera exigua, Spodoptera litura, dan Plutella xylostella, hama umum pada tanaman kubis dan brokoli.
Apakah biopestisida ini aman untuk pertanian organik?
Ya, ini bersertifikat organik, tidak mengandung bahan kimia tambahan, dan tidak meninggalkan residu berbahaya, sehingga ideal untuk pertanian organik.
Bagaimana cara kerja Biopestisida SeNPV BTK?
BTK pertama-tama melemahkan sistem kekebalan hama, memungkinkan SeNPV menginfeksi dan bereplikasi dengan cepat, sehingga menyebabkan kematian hama. Virus ini kemudian menyebar ke hama lain, sehingga memastikan pengendalian jangka panjang.
Berapa tarif aplikasi yang direkomendasikan?
Terapkan 1125-1500g per hektar untuk pengendalian hama yang efektif pada tanaman kubis dan brokoli.