-
insektisida biologis
-
Pestisida Biologis
-
Insektisida Sayuran Alami
-
Pestisida Tanaman Jagung
-
Pestisida Pohon Buah
-
Pestisida Tanaman Padi
-
Pestisida Tanaman Baja
-
Insektisida Pohon Teh
-
Fungisida Biologis
-
Pupuk Biologis
-
Gel umpan kecoa
-
Pembunuh hama rumah tangga
-
Pembunuh Larva Nyamuk
-
Z-9-Tricosene
-
Umpan Membunuh Lalat
-
Umpan Pembunuh Semut
-
Teh Organik
Pertanian Berkelanjutan Pestisida Non Resistensi Obat Pembasmi Ulat Kubis Aman untuk Tanaman
Hubungi saya untuk sampel gratis dan kupon.
Ada apa:0086 18588475571
Wechat wechat: 0086 18588475571
Skype: sales10@aixton.com
Jika Anda memiliki kekhawatiran, kami menyediakan bantuan online 24 jam.
x| Menyoroti | pestisida pertanian berkelanjutan aman untuk tanaman,pembasmi ulat kubis non resistensi obat,insektisida sayuran alami untuk kubis |
||
|---|---|---|---|
Bahan aktif pestisida biologis PrGV.Bt adalah PrGV (virus granulosis pieris rapae) dan Bt (Bacillus thuringiensis). PrGV adalah duri insektisida obligat toksisitas rendah dari asal mikroba. Ini adalah pestisida biologis tanpa polusi, terutama untuk toksisitas lambung.
| ICAMA REG.NO. | PD20120875 |
|---|---|
| Nama merek | Unioasis |
| Bahan aktif | PrGV+Bt |
| Formulasi | SC/WP |
| Kandungan bahan aktif |
1) SC: 10 juta PIB/mg PrGV+0.2% Bt 2) WP: 10000 PIB/mg PrGV+16000IU/mg Bt |
| Objek yang dilindungi | Sayuran |
| Hama aktif | Plutella xylostella, ulat kubis, Spodoptera exigua, penggerek jagung, Soybean-Pod-Borer |
Setelah serangga memakan pestisida, Bacillus thuringiensis pertama kali bekerja pada sel usus tengah serangga, mengurangi sistem kekebalan serangga dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi PrGV. PrGV kemudian masuk ke dalam tubuh dan mengalami replikasi massal, menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh hama. Hama kehilangan kemampuan untuk merusak tanaman dan akhirnya mati saat tubuh mereka mencair. PrGV terus menginfeksi hama yang sehat dan generasi berikutnya melalui cairan tubuh dan feses serangga yang mati, menciptakan efek wabah cacing yang memberikan pengendalian hama jangka panjang.
- Memperoleh sertifikasi organik dan tidak meninggalkan residu pestisida
- Hama tidak mengembangkan resistensi terhadap virus, memastikan efektivitas jangka panjang
- Penggunaan terus-menerus tiga hingga empat kali secara efektif mengontrol jumlah populasi awal ulat kubis dan ngengat berlian
- Ramah lingkungan, aman untuk tanaman, dan tidak berbahaya bagi manusia dan hewan
- Sangat efektif melawan spodoptera litura dan penggerek polong
- Aksi cepat - serangga diracuni dan berhenti makan dalam waktu 4 jam, mencegah kerusakan tanaman
- Efek tahan lama - PrGV ditransmisikan secara horizontal dan vertikal melalui populasi hama, mempertahankan khasiat hingga 10 hari dan mengendalikan kepadatan populasi hama generasi berikutnya
Saat mengonsumsi sayuran yang seringkali membutuhkan pemrosesan minimal, seperti salad dan sushi, persyaratan kualitas dan keamanan produk harus ketat. Pestisida kimia memiliki toksisitas yang kuat, dan bahkan setelah dicuci, residu dapat tetap berada di sayuran dan buah-buahan. Konsumsi produk yang mengandung pestisida kimia dalam jangka panjang memengaruhi kesehatan manusia. Biopestisida tidak mengandung bahan tambahan kimia, diproduksi menggunakan proses alami, dan tidak berbahaya bagi tanaman, memastikan keamanan pangan dari sumbernya. Dengan semakin ditekankannya konsep hijau dan tanpa polusi, bio-pestisida telah menjadi pilihan optimal untuk menerapkan pengendalian hijau dalam pertanian modern.

